Kategori: Kegiatan

Dusun Salua Kabupaten Sigi Menjadi Wilayah Pertama Operasi Kemanusiaan SARMMI

Anak-anak Dusun Salua, Kab. Sigi, Sulteng Sedang Mengikuti Kegiatan Belajar Di Sekolah Darurat

Sulawesi Tengah (16/10/2018), Pasca gempa akhir September lalu, desa Salua. Kec. Kulawi. Sigi. Mengalami krisis air bersih. Penyebabnya pipa air bersih banyak yang rusak karena dihantam longsor dan dihanyutkan banjir bandang.

Dusun Salua adalah titik SARMMI dan mitra sinerginya focus area pada operasi kemanusiaan di Sigi. Sulawesi Tengah.

Relawan SARMMI dan mitra sinerginya telah survey jalur pipa yang melintasi sungai, naik bukit, menuruni lembah, dan akan membantu memulihkan saluran pipa, sehingga krisis air bersih di desa Salua terselesaikan.

Kemudian, Gedung SD Inpres di dusun Salua, kec. Kulawi. Sigi. Rusak berat dihantam gempa 7, 7 SR akhir September lalu.

Akibatnya ratusan siswa SD ini tak dapat bersekolah.

Relawan SARMMI dan mitra sinerginya, kemudian menyelenggarakan sekolah darurat.

Kini semua siswa SD Inpres Salua tersenyum, karena kembali dapat belajar agar cita-citanya menjadi orang berguna bagi nusa, bangsa dan agama dapat terwujud

Siaga medis 24 jam oleh relawan SARMMI dan mitra sinerginya, di dusun Salua. Kec. Kulawi. Sigi.

Tiap hari, dari pagi hingga malam selalu ramai.

Desa Salua adalah dusun yang sempat terisolir saat gempa 7, 7 akhir September lalu, karena jalan tertutup longsor di banyak titik.

Bantuan didrop memakai helicopter.

Relawan SARMMI dan mitra sinerginya, menjadikan desa Salua sebagai focus area.

Selain menyelenggarakan siaga medis 24 jam. SARMMI dan mitra sinerginya memdirikan masjid darurat, sekolah darurat, menyambung pipa air bersih, dan masih banyak lagi.

Mitra sinergi SARMMI adalah Stacia UMJ. Hiwata UM Palu. Mapala UMSU. Mapalamu Luwuk Banggai. Mapala Unmuha. Relawan Batara Guru Luwu Timur. Toms. Co Mataram. Waskita Karya.

“SARMMI dan mitra sinerginya, akan berada di dusun Salwa sampai akhir Oktober. Untuk mendirikan sekolah darurat, masjid darurat, emergency toilet, menyambung pipa air bersih, distrbusi bantuan sandang, pangan, dan masih banyak lagi,” demikian kata Awank. (Ahyar Stone)

Posko yang dibuka Tim Kesehatan Selama 24 Jam Untuk Warga Dusun Salua.
Rumah warga yang hancur akibat gempa berkekuatan 7.7SR0
Kendaraan yang digunaka oleh tim relawan SARMMI untuk menyalurkan bantuan dan lain-lain.

Operasi Kemanusiaan Di Dusun Yang Dikeliling Oleh 4 Sungai Di Wilayah SIGI

Kantor Desa Salua, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Desa Salua, kec. Kulawi. Kab. Sigi. Adalah salah satu desa yang mengalami kerusakan parah dihantam gempa 7, 7SR awal Oktober lalu.

Selain menghancurkan 4 gereja, 1 masjid, 4 sekolah, 1 TK, serta 272 rumah, gempa juga menyebabkan 8 orang warga desa Salua meninggal dunia.

Mirisnya lagi, jalan raya ke desa yang dihuni oleh 1250 jiwa ini, tertutup longsor.

Longsor juga membuat sungai Salua banjir bandang.

Sungai Salua adalah salah satu dari 4 sungai yang mengelilingi dusun Salua.

Beberapa rumah yang sudah hancur kena gempa, tergenang air bah sungai Salwa. Bahkan ada yang hanyut.

Lantaran akses jalan tertutup longsor, dan jembatan gantung rusak, bantuan yang masuk ke desa Salua tidak ada.

Bantuan baru masuk pada hari keempat pasca gempa.

Itupun di drop oleh helicopter.

Meski material longsor yang menutup jalan sekarang telah disingkirkan alat berat, tetapi bantuan yang masuk ke dusun Salwa yang jaraknya dari Pusat Kota Sigi 54 km, belum memadai.

Saat ini, listrik di wilayah kabupaten Sigi sudah menyala.

Tetapi di desa Sigi dan desa sekitarnya, listrik belum menyala. Tak ada keterangan dari PLN kapan jaringan listrik diperbaiki.

Tiap malam dusun Salua gelap gulita. Untuk cas HP pun warga tak bisa.

Saluran air bersih di desa Salua, juga putus. Pipa air banyak yang hilang dibawa longsor.

Hingga hari ini warga dusun Salua masih mengalami krisis air bersih.

Mulai Senin, 15 Oktober 2018, SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARRMMI) dan mitra sinerginya, _focus area_ di desa Salua.

Mitra sinergi SARMMI adalah Stacia UMJ. Hiwata UM Palu. Mapala Unmuha. Mapala UMSU. Mapalamu. Relawan Batara Guru Luwuk Timur. Toms. Co Mataram. Waskita Karya.

Operasi kemanusiaan di dusun Salua dipimpin oleh Syahrawan dari Hiwata.

Menurut Awank – demikian Syahrawan dipanggil focus area di dusun Salua, berarti relawan tinggal dan membaur bersama warga dusun Salua.

Dengan berada di tengah warga korban gempa, relawan akan mengerti masalah di lapangan dan memahami solusinya. Sehingga kegiatan kerelawanan akan tepat sasaran dan tepat guna.

“Dusun Salua dipilih sebagai _focus area_ karena disini masih banyak masalah yang muncul pasca gempa,” kata Awank.

Selain itu, terang awank, akses ke dusun Salua masih sulit dan rawan terisolir karena berpotensi longsor. Listrik juga mati total, saluran air bersih putus, dan hampir semua fasilitas umum dan sarana pendidikan tak bisa dipakai.

“SARMMI dan mitra sinerginya, akan berada di dusun Salwa sampai akhir Oktober. Untuk mendirikan sekolah darurat, masjid darurat, menyambung pipa air bersih dan masih banyak lagi,” demikian kata Awank. (Ahyar Stone)

Jalan Menuju Dusun Salua, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Bergotong Royong Merubuhkan Bangunan Sekolah Pasca Gempa
Tim Relawan SARMMI Menyalurkan Bantuan Ke Masyarakat
Rumah Warga Dusun Salua, Yang Porak Poranda dihantam gempa 7.4SR

Jamaah Nur Jaya Sidoarjo Bantu Pembangunan Masjid dan Mushola Darurat di Dusun Terpencil Lombok Utara

Jamaah Nur Jaya Sidoarjo Bantu Pembangunan Masjid dan Mushola Darurat di Dusun Terpencil Lombok Utara
Jamaah Nur Jaya Sidoarjo Bantu Pembangunan Masjid dan Mushola Darurat di Dusun Terpencil Lombok Utara

Lombok (5/10/2018), Apabila gempa yang mengguncang Lombok kita pandang dari sisi positif, kita akan menemukan banyak hal baik yang diberikan Allah kepada kita.

Salah satunya sekarang kita bisa silaturahmi. Tanpa ada gempa, kita mungkin tak akan pernah bertemu.

Demikian kata tokoh Jamaah Nur Jaya Sidoarjo, Abdul Ghofar, saat menyampaikan tausiah di depan warga korban gempa dusun Soloh Atas, desa Rempek, kecamatan Gangga. Lombok Utara.  (3/10)

Kepada warga yang memenuhi lokasi pembangunan masjid darurat Darul Istiqomah dusun Soloh Atas, tempat tausiah dilangsungkan, Abdul Ghofar menguraikan, hendaknya gempa Lombok memotivasi kita untuk introspeksi terhadap perilaku kita selama ini, serta mendorong kita untuk senantiasa memperbaiki sekaligus memperbanyak ibadah.

“Semua itu jika kita lakukan penuh keihklasan, Insya Allah kehidupan kita di masa mendatang, menjadi lebih baik dari sebelum gempa,” terang Abdul Ghofar.

Untuk keperluan itulah, lanjut Abdul Ghofar,  ia bersama anggota Jamaah Nur Jaya Sidoarjo lainnya, yakni Abdul Hamid, Samil, Badrul Munir, Mubin, M. Lutfi, Agus Sahputra, Khairul Huda, datang ke dusun Soloh Atas untuk membantu pembangunan  masjid darurat, mushola darurat, serta proyek penyambungan pipa air bersih.

“Bantuan yang kami berikan adalah untuk mendorong terwujudnya keinginan warga memiliki rumah ibadah darurat. Sehingga mereka dapat kembali beribadah bersama-sama, menyelenggarakan pengajian dan sebagainya,” kata Abdul Ghofar.

Sementara itu, kepala dusun Soloh Atas, Minadim Hartono saat menerima kedatangan Jamaah Nur Jaya Sidoarjo menceritakan, dusun yang dipimpinnya tergolong terpencil sehingga bantuan untuk fasilitas umum yang masuk ke dusunnya hampir tidak ada. Karena itu tegasnya, bantuan yang diberikan Jamaah Nur Jaya Sidoarjo menjadi semacam anugerah bagi warga dusun Soloh Atas.

“Masjid dan mushola kami hancur kena gempa. Untunglah Jamaah Nur Jaya Sidoarjo membantu material, dan pengeras suara untuk masjid darurat dan mushola darurat yang pengerjaannya kami lakukan secara gotong royong warga. Tanpa bantuan ini, pasti kami belum bisa membangunnya,” terang  Minadim

“Pipa di dusun kami juga pecah kena longsor saat gempa awal Agustus lalu. Hingga saat ini belum diperbaiki. Bantuan pipa dari Jamaah Nur Jaya Sidoarjo sangat bermanfaat bagi lebih dari 1500 warga. Karena pipa itu mengalirkan air untuk tiga dusun yaitu Soloh Atas, Soloh Bawah, dan dusun Duria,” lanjut Minadim.

Kepada tim relawan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI), MInadim juga berterima kasih karena telah menjadikan dusun Soloh Atas sebagai area kerja kemanusiaan untuk mendampingi korban gempa Lombok.

“Tim relawan SARMMI mendirikan posko kemanusiaan di dusun Soloh Atas menjadi kebanggan tersendiri bang warga. Selama ini dusun kami kurang diperhatikan relawan. Sekarang Tim relawan SARMMI jsutru tinggal bersama kami selama dua minggu. Ini bakal menjadi sejarah tak terlupakan bagi semua warga dusun terpencil ini,” ungkap Minadim.

Bagi SARMMI dan mitra sinerginya, dusun soloh Atas merupakan dusun kedua yang dijadikan titik focus area pada operasi kemanusiaan fase pemulihan Lombok.

Mitra sinergi Sarmmi adalah Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara, Mapala Univ. Muh.  Sumatera Barat, Mapasanda STIEM Lampung Selatan, Erdams FKM UMJ, Stacia Univ. Muh. Jakarta, Camp STIEM Jakarta, Mapsa Univ. Muh. Purwokerto, Mapala UMY. Hizbul Wathan Univ. Muh. Surakarta, Hiwata Univ. Muh. Palu, Mapala Salawat Univ. Parepare, serta personil SAR DIY.

Sebelum ke dusun Soloh Atas, SARMMI dan mitra sinergya focus area di dusun Bual, desa Bayan, kecamatan Bayan. Lombok Utara. Jamaah Nur Jaya Sidoarjo juga pernah datang ke dusun Bual untuk menyalurkan bantuan.

Selain di dusun bual dan dusun Soloh Atas, SARMMI juga  menyalurkan bantuan jamaah Nur Jaya Sidoarjo berupa sajadah, Al Qur’an, Iqra, mukena anak dan dewasa, kain sarung, sembako, terpal dari jamaah, ke dusun Kuripan di Desa Rempek. Dusun Bulan Semu di desa Segara Katon, serta dusun Sankukun di desa Genggelang. Ketiga dusun ini berada di kecamatan Gangga.

SARMMI juga menyalurkan bantuan Jamaah Nur Jaya Sidoarjo berupa mesin bor dan mesin pasah kayu untuk warga dusun Lempajang Busur Barat, desa Rempek. Bantuan digunakan warga membangun kembali masjid Darussalam Lempajang yang hancur kena gempa. (AS)

*Tim Relawan :*

1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.

2. Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang

3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang

4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta

5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta

6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta

7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta

8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta

9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda

10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto

11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja

12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja

13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja

14. Fafa. SARMMI/Ungaran

15. Slamet BG. SARMMI/Solo

16. Anshori.SARMMI/Solo

17. Azhar fathoni SARMMI/Solo

18. Imam Jaelani. SARMMI/Solo

19. Aris Munandar. SARMMI/Solo

20. Ahmad Jaelani. SARMMI/Boyolali

21. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo

22. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo

23. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu

24. Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu

25. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo

26. Nasrul. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

27. Asri. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

28. Elsa Fitriani. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

29. Lita Chan Lai. CAMP STIE Muh. Jakarta/ Jakarta

 

SARMMI BERANGKATKAN TIM OPERASI KEMANUSIAAN KE PALU

Luwuk Banggai(29/09/2018), Meski sedang menggelar operasi kemanusiaan di Lombok Utara, SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI), mengirim tim operasi kemanusiaan ke Palu dan Donggala yang saat ini ditimpa bencana gempa dan sunami.

Tim yang diberangkatkan berasal dari jajaran pengurus SARMMI Cabang Sulawesi, serta tiga personil Mapalamu Univ. Muhammadiyah Luwuk, yakni Abdul Ganie, Martonis, Faisal Murdia.

Turut pula bersama mereka adalah beberapa relawan dari mahasiswa fakultas agama, fisip, dan teknik Univ. Muhammadiyah Luwuk.

Tim operasi kemanusiaan yang dipimpin oleh Ketua SARMMI Cabang Sulawesi, Ade Putra Ode Amane, berangkat dari kampus Univ. Muhammadiyah Luwuk. (29/9).

Upacara pelepasan dipimpin Rektor Univ. Muhammadiyah Luwuk, Farid Haluti S.Ag. M.Pd, MM.

Dalam sambutannya Ade Putra mengatakan, SARMMI sebagai garda depan Muhammadiyah di setiap bencana alam, harus secepat-cepatnya tiba di Palu, sehingga Muhammadiyah langsung hadir di tengah-tengah korban bencana untuk memberikan solusi terhadap masalah kemanusiaan yang ada disana.

“Sesampainya di Palu, kami akan kordinasi dengan Rektor Univ. Muhammadiyah Palu. Kemudian bersama Mapala Hiwata Univ. Muhammadiyah Palu, mendirikan posko operasi kemanusiaan,” kata Ade Putra.

“Agenda pokok operasi kemanusiaan meliputi asesmen, rescue, medis, dan distribusi kebutuhan dasar pengungsi fase tanggap darurat,” lanjut Ade Putra.

Dikatakan pula oleh Ade Putra, personil berikutnya yang akan menyusul ke Palu adalah dari pengurus pusat SARMMI, Mapala di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, serta beberapa elemen di luar Mapala.

“Seperti pada operasi kemanusiaan SARMMI di Lombok, di operasi kemanusiaan Palu, kami juga membuka kesempatan elemen lain untuk bergabung dan bersinergi,” kata Ade Putra.

“Mengatasi efek bencana harus dengan pendekatan multi disiplin ilmu, dan melibatkan banyak pihak yang saling bersinergi secara berkesinambungan. Untuk itulah SARMMI di setiap operasi kemanusiaannya, senantiasa terbuka bagi elemen lain untuk bersinergi,” terang Ade Putra.

Sementara Farid Haluti kepada tim yang dilepasnya berpesan agar tetap safety first, menjaga kesehatan dan kekompakan, menjunjung tinggi semangat kemanusiaan, serta menjaga marwah Muhammadiyah dimanapun tim operasi melaksanakan kerja kemanusiaannya. (Ahyar Stone)

Relawan SARMMI Sudahi Operasi Kemanusiaan di Posko Bual

Relawan SARMMI Sudahi Operasi Kemanusiaan di Posko Bual
Relawan SARMMI Sudahi Operasi Kemanusiaan di Posko Bual

Lombok(25/.09/2018), Pada hari Senin, 23 September SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) resmi menyudahi kegiatan operasi kemanusiaan posko pertama di dusun Bual. Desa Bayan. Kecamatan Bayan. Lombok Utara.

Selanjutnya SARMMI beserta mitra sinerginya, pindah ke posko kedua yang berada di dusun Soloh Atas. Desa Rempek. Kecamatan Gangga. Lombok Utara.

Mitra sinergi SARMMI adalah HW UMS. Erdam UMJ. Camp STIE Muh. Jakarta. Stacia UMJ. Mapsa UM Purwokerto. Mapala UMY.

Mapala Salawat UM Parepare. Hiwata UM Palu. Mapasanda STIEM Lampung Selatan. Mapala UMSB. Mapala UMSU.

Posko pertama dusun Bual didirikan 15 September 2018.

Selama 8 hari di dusun Bual SARMMI dan mitra sinerginya telah melakukan serangkaian kegiatan yang sangat bermanfaat. Tak saja bagi warga dusun Bual, tetapi juga dusun-dusun sebelahnya.

1. Penyuluhan Kesehatan

Fokus utama tim medis pada operasi kemanusiaan fase pemulihan lombok ini, adalah menjaga kesehatan warga.

Caranya dengan melakukan penyuluhan kesehatan terhadap semua warga. Baik secara individu, maupun berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur.

Meski demikian tim medis tetap melakukan siaga medis 24 jam, untuk melayani warga yang memerlukan pengobatan.

Penyuluhan ini telah membuat warga sadar perlunya menjaga kesehatan, paham pola hidup sehat, serta pengetahuan lain yang bermanfaat bagi keberlangsungan kesehatan warga.

2. Siaga Medis 24 Jam

Teknis kerjanya adalah tim medis menunggu warga di posko dan _door to door_ menemui warga di rumahnya.

Kedua teknis itu sangat efektif untuk mengecek kesehatan warga, dan mengobati warga yang sakit.

Melalui teknis itu pula, tim medis menemukan seorang wanita penderita TB Paru di dusun Bual.

Tim medis kemudian mendampingi penderita berobat di dua Puskesmas terdekat.

Temuan juga dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

3. Pembuatan Emergency Toilet

Dibuat di RT 1 dan RT 2 dusun Bual. Masing-masing 1 unit.

Kerangka bilik terbuat dari baja ringan. Dinding berbahan spandek. Pintu dari terpal. Kloset jongkok berbahan plastik.

Emergency toilet ini mudah dirakit. Gampang dipindah-pindahkan.

Tiap unit terdapat 3 bilik. Terdiri dari 2 kamar mandi, dan 1 toilet sistem septic tank.

4. Perbaikan Sanitasi

MCK warga tak memenuhi standar layak. Slang air bocor. Kran air tak bisa ditutup. Tak ada bak penampung air. Saluran pembuangan tidak ada, sehingga air buangan meluber ke jalan dan halaman warga.

Tim relawan memperbaiki saluran air, mengganti kran, menyediakan tandon kapasitas 1200 lt, serta membuat saluran pembuangan.

Yang dikerjakan hanya 1 unit. Sekaligus sebagai contoh. Selanjutya warga akan memperbaiki sanitasi sendiri dengan berpedoman pada contoh yang disediakan.

5. Membangun TPA Darurat Al Haedar

Sebelum gempa, anak-anak dusun Bual belajar membaca Al Quran di rumah seorang warga.

Lantaran rumah itu juga roboh karena gempa, kegiatan mengaji langsung terhenti.

Relawan SARMMI dan mitra sinerginya lantas membangun Taman Pendidikan Al Qur’an  (TPA) darurat. Berbahan bambu. Dirancang anti gempa. Mudah dipindah-pndahkan.

Atapnya terpal. Dinding sistem pagar bambu setinggi 1 m. Lantai papan. Tangga dari papan dan balok kayu.

TPA dilengkapi dengan tendon untuk wudhu, serta perlengkapan mengaji dan ibadah yakni : Iqra, Juz Ama dan terjemahannya. Al Qur’an. Mukena. Sajadah. Tikar.

TPA darurat ini diberi nama Al Haedar. Diambil dari nama depan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si

Harapannya, melalui TPA ini, kelak dari dusun yang terpencil ini lahir tokoh hebat yang berkontribusi besar terhadap bangsa Indonesia seperti Haedar Nashir.

Dengan selesainya pembangunan TPA Al Haedar yang dikerjakan relawan SARMMI bergotong royong dengan warga dusun Bual, kini anak-anak dusun Bual tiap sore kembali dapat belajar mengaji dengan nyaman, dan suara merdu mereka kembali memenuhi jagad dusun bual yang sunyi karena terpencil.

6. Mengaktifkan TPA

Lantaran rumah seorang warga tempat anak-anak dusun Bual tiap sore belajar mengaji roboh kena gempa, kegiatan mengaji terhenti. Padahal anak-anak dusun Bual sangat bersemangat belajar mengaji.

Relawan SARMMI kemudian mengaktifkan kembali kegiatan mengaji anak-anak dusun Bual.
MRelawan SARMMI bertindak selaku ustad dan ustazah. Selain diajarkan cara membaca iqra dan juz ama, diajarkan pula cara wudhu, sholat, berdoa dan sebagainya.

Lokasinya di reruntuhan rumah yang aman. Pelaksanaannya tiap sore. Pesertanya berjumlah 53 anak dusun Bual.

Sebelum gempa, yang mengajari anak-anak dusun Bual adalah seorang warga Bual yang masih belia.

Namanya Feri. Siswa kelas 3 SMP Negeri Bayan.

Menjelang posko kemanusiaan SARMMI di Bual disudahi, bertepatan dengan selesainya pembangunan TPA darurat Al Haedar, Feri dilibatkan mengajar.

Selanjutnya Feri yang akan kembali menjadi ustad tunggal di TPA ini.

Untuk mengapresiasi dedikasi Feri terhadap aktivitas mengaji di dusunnya, serta untuk meningkatkan kemampuan Feri mengajar ngaji di TPA, relawan SARMMI menghubungi Lembaga Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah.

Pihak Laznas bersedia mendampingi Feri mengajar di TPA Al Haedar, serta akan memberi Feri bea siswa untuk belajar di Jawa.

7. Menghidupkan PLTMH

Sumber penerangan di desa Bayan dan sekitarnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Sejak kena gempa PLTMH ini rusak.

Padahal PLTMH menerangi 1055 rumah warga tujuh dusun yakni Dasan Tutul, Nangka Rempek, Teres Genit, Bual. Tiga dusun ini berada di kawasan desa Bayan.
Kemudian tiga dusun di desa Loloan yakni dusun Torean Idek, Torean Atas, dan Tanjung Biru.

PLTMH juga menerangi lima masjid, dua SD, SMP Negeri Bayan. Puskesmas Pembantu. Rumah bersalin di tiap dusun, lampu jalan, serta fasilitas umum lainnya.

Relawan SARMMI dan mitra sinerginya kemudian memperbaiki PLTMH. Mengganti AVR yang terbakar. Menata ulang koneksi kabel agar sesuai standar, dan sebagainya.

PLTMH berhasil dihidupkan.

Arus listrik yang dihasilkan juga stabil.

Selama ini nyala listrik berkedip-kedip. Warga sering komplain. Sekarang nyalanya stabil. Warga tujuh dusun tadi sangat puas.

Agar PLTMH berumur panjang dan daya listik yang dihasilkan senantiasa stabil, Relawan SARMMI menyelengarakan pelatihan singkat untuk semua operator  PLTMH.

Materinya meliputi cara membaca panel listrik. Cara praktis membaca debit air. Teknis membaca sensor AVR. Cara mengecek arus dan frekwensi yang keluar dari generator, serta beberapa pengetahuan praktis lainnya.

Para operator PLTMH juga dikenalkan dengan supplier spare part di Surabaya. Sehingga ke depan mereka tak lagi menemui kendala saat membutuhkan suku cadang. Mereka juga akan dilayani khusus dengan harga khusus pula.

Kendati operasi SARMMI di dusun Bual berakhir dan semua relawannya pulang, SARMMI tetap komitmen mendampingi pengelola PLTMH melalui konsultasi jarak jauh.

Bahkan jika PLTMH mengalami kerusakan parah, relawan SARMMI siap ke Lombok.

Hal ini dilakukan karena listik merupakan kebutuhan dasar, dan PLTMH adalah listrik murah untuk rakyat.

Apabila PLTMH berjalan lancar, kebututuhan rakyat akan listrik murah, terpenuhi.

 

By : Ahyar Stone. Kord. Relawan.

Tim Relawan

1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.

2. Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang

3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang

4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta

5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta

6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta

7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta

8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta

9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda

10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto

11..Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja

12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja

13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja

14. Fafa. SARMMI/Ungaran

15. Slamet BG. SARMMI/Solo

16. Anshori.SARMMI/Solo

17. Azhar Fathoni SARMMI/Solo

18. Imam Jaelani. SARMMI/Solo

19. Aris Munandar. SARMMI/Solo

20. Ahmad Jaelani. SARMMI/Boyolali

21. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo

22. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo

23. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu

24..Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu

25. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo

26. Nasrul. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

27..Asri. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

28. Elsa Fitriani. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

Relawan SARMMI Berhasil Menghidupkan Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Di Lombok Utara

Relawan SARMMI Berhasil Menghidupkan Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Di Lombok Utara

Lombok(25/09/2018), Ribuan warga desa Bayan dan desa Loloan. Kecamatan Bayan. Lombok Utara. Benar-benar merasakan “Habis gelap terbitlah terang” dalam arti yang sebenarnya.

Sejak gempa 7,0 SR menghantam Lombok awal Agustus lalu, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) rusak parah, semua rumah warga dua dusun tadi langsung dilanda gelap berkepanjangan.

Kegelapan sirna saat relawan SARMMI bersama mitra sinerginya yang membangun posko kemanusiaan di dusun Bual – salah satu dusun yang terdampak gelap – berhasil memperbaiki PLTMH yang merupakan satu-satunya sumber penerangan warga.

Mitra sinergi SARMMI adalah HW UMS, Erdams FKM UMJ, Mapala UMSU, Mapala UMSB, Mapasanda STIEM Lampung Selatan, Stacia UMJ, Camp STIEM Jakarta, Mapsa Univ. Muh. Purwokerto, Mapala UMY, Hiwata Univ. Muh. Palu, Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare, Serta personil SAR DIY.

Keberhasilan relawan SARMMI beserta mitra sinerginya disambut suka cita sekaligus takjub oleh segenap pengurus PLTMH, dan ribuan warga yang kini rumahnya terang benderang.

“Kami nyaris tak percaya, PLTMH yang mangkrak pasca gempa, berhasil dipulihkan oleh relawan SARMMI,” kata Ketua Pengelola PLTMH, Riadi.

“Sebagai bentuk syukur, pengurus PLTMH akan menggratiskan biaya listrik mulai hari ini hingga enam bulan ke depan,” lanjut Riadi bersemangat.

Riadi dan jajarannya layak bersuka cita dengan sedikit berapi-api. Pasalnya sejak PLTMH mati total karena gempa, berbagai langkah telah mereka upayakan. Terutama menghubungi pihak yang terkait langsung dengan keberlangsungan hidup PLTMH.

Namun segala upaya tak membuahkan hasil menggembirakan.

“Seminggu usai gempa, saya lapor Ke Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB. Tetapi hingga PLTMH dihidupkan tim relawan SARMMI, laporan kami belum ditindaklanjuti pihak dinas,” kata Riadi.

Dijelaskan oleh Riadi, PLTMH sumbangan pemerintah RI dan GIZ Jerman yang kini dikelolanya, menerangi 1055 rumah warga tujuh dusun.

Dusun itu adalah Dasan Tutul, Nangka Rempek, Teres Genit, Bual. Tiga dusun ini berada di kawasan desa Bayan.

Kemudian tiga dusun di desa Loloan yakni dusun Torean Idek, Torean Atas, dan Tanjung Biru.

PLTMH juga menerangi lima masjid, dua SD, SMP Negeri Bayan. Puskesmas Pembantu. Rumah bersalin di tiap dusun, lampu jalan, serta fasilitas umum lainnya.

Adalah Azhar Fathoni dan Slamet Widodo yang dipercaya oleh semua relawan SARMMI untuk memperbaiki PLTMH.

Menurut Azhar dan Slamet, ada beberapa kerusakan yang menyebabkan PLTMH tak berfungsi.

Diantara adalah AVR terbakar. Koneksi kabel yang dipasang tak sesuai standar.

“AVR saya ganti baru. Koneksi arus listrik dan pengaturan mesin, saya tata ulang sesuai standard. Beberpa kerusakan lain karena gempa, saya perbaiki,” jelas Azhar.

Ternyata hasil pekerjaan Azhar dan Slamet memang luar biasa. Diluar dugaan Riadi dan jajarannya.

“Selama ini nyala listrik berkedip-kedip. Warga sering komplain. Sekarang nyalanya stabil. Warga sangat puas. Benar-benar mantap” kata Riadi senang.

Agar PLTMH berumur panjang dan daya listik yang dihasilkan stabil. Azhar dan Slamet kemudian mengadakan pelatihan singkat untuk semua operator PLTMH.

“Materinya meliputi cara membaca panel listrik. Cara praktis membaca debit air. Teknis membaca sensor AVR. Cara mengecek arus dan frekwensi yang keluar dari generator, serta beberapa pengetahuan praktis lainnya,” terang Azhar.

Azhar juga mengenalkan mereka dengan supplier spare part di Surabaya. Sehingga ke depan para operator PLTMH tak lagi menemui kendala saat membutuhkan suku cadang.

“Selama ini mereka kebingunan mau cari spare part. Sekarang jika Riadi dan para operatornya membutuhkan spare part, mereka akan dilayani khusus dengan harga khusus pula oleh suplier spare part koneksi saya di Surabaya,” lanjut Azhar.

Kepada pengelola PLTMH, Azhar juga mengatakan, kendati operasi SARMMI di dusun Bual berakhir dan semua relawannya pulang, SARMMI tetap komitmen mendampingi pengelola PLTMH melalui konsultasi jarak jauh.

Jika PLTMH mengalami kerusakan parah, relawan SARMMI siap ke Lombok.

“Semua itu kami lakukan karena listrik merupakan kebutuhan dasar, dan PLTMH adalah listrik murah untuk rakyat,” kata Slamet.

“Tentu saja dengan senang hati kami siap membantu pengelola PLTMH agar rakyat terpenuhi kebutuhan dasarnya dengan biaya murah,” demikian kata Slamet Widodo yang merupakan Ketum Umum SARMMI. (*)

_By Ahyar Stone. Kord. Relawan_

*Tim Relawan*
1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2.Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17. Azhar fathoni SARMMI/Solo
18. Imam Jaelani. SARMMI/Solo
19. Aris Munandar. SARMMI/Solo
20. Ahmad Jaelani. SARMMI/Boyolali
21. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
22. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
23. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
24. Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
25. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo
26. Nasrul. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
27. Asri. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
28. Elsa Fitriani. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare

SARMMI Dirikan “TPA Al Haedar” di Dusun Terpencil Lombok Utara

SARMMI Dirikan “TPA Al Haedar” di Dusun Terpencil Lombok Utara

Lombok (24/09/2018), Suara merdu 53 anak melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an kembali terdengar di dusun Bual.

Dusun Bual berada di wilayah desa Bayan. Kecamatan Bayan. Lombok Utara.

Saat gempa 7, 0 SR menghajar Lombok awal Agustus lalu, dusun terpencil yang hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua ini porak-poranda.

Semua bangunan permanen di dusun Bual roboh. Termasuk bangunan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA).

Sejak TPA-nya rata dengan tanah dan ustadz pengajar di TPA juga menjadi korban gempa, aktivitas mengaji anak-anak dusun Bual langsung terhenti.

Di dusun yang dihuni 238 jiwa ini SARMMI membangun base camp relawan kemanusiaan fase pemulihan Lombok.

Berpartisipasi dalam operasi kemanusiaan ini adalah Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara, Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat, Mapasanda STIEM Lampung Selatan, Erdams FKM UMJ, Stacia Univ. Muh. Jakarta, Camp STIEM Jakarta, Mapsa Univ. Muh. Purwokerto, Mapala UMY. Hizbul Wathan Univ. Muh. Surakarta, Hiwata Univ. Muh. Palu, Mapala Salawat Univ. Parepare, serta personil SAR DIY.

Mendirikan TPA darurat dan mengaktifkan kembali kegiatannya adalah salah satu prioritas utama relawan SARMMI saat memulai focus area di dusun Bual (15/10).

Dipercaya sebagai pelaksananya adalah Zena Desvita Putri Nengsi, Monica, dan Elsa Fitriani.

“TPA darurat yang kami dirikan berbahan bambu, tahan gempa, dan mudah dipindah-pindah. Konstruksinya adalah rancangan orisinil relawan kami Farich Fauzi,” kata Slamet Widodo Ketua Umum SARMMI.

Diterangkan pula oleh Slamet Widodo, TPA diberi nama Al Haedar. Diambil dari nama depan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si

“Harapan kami, melalui TPA darurat yang kami dirikan, dusun terpencil Bual kelak melahirkan tokoh hebat yang berkontribusi besar terhadap bangsa Indonesia seperti pak Haedar,” lanjut Slamet Widodo.

Dengan selesainya pembangunan TPA Al Haedar (22/9) yang dikerjakan relawan SARMMI bergotong royong dengan warga dusun Bual, kini anak-anak dusun Bual tiap sore dapat belajar ngaji dengan nyaman dan kontinyu.

Suara merdu mereka kembali memenuhi jagad dusun bual yang sunyi karena terpencil. (*)

By : Ahyar Stone. Kord. Relawan.

Tim Relawan :
1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2. Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17. Azhar Fathoni SARMMI/Solo
18. M. Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
19. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
20. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
21. Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
22. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo
23. Nasrul. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
24. Asri. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
25. Elsa Fitriani. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
26. Imam Jaelani. SARMMI/Solo
27. Achmad Jaelani /SARMMI/Boyolali
28. Aris Munandar. SARMMI/Solo.

Jama’ah Nur Jaya Sidoarjo Bantu Korban Gempa Lombok

Lombok (23/09/2018), Warga dusun Bual sangat terharu dikunjungi bapak-bapak dari Jamaah Nur Jaya yang sudah jauh-jauh dari Sidoarjo datang ke dusun terpencil ini untuk membantu kami yang menjadi korban gempa.

Demikian kata Kepala Dusun Bual, Mulyana, saat menerima bantuan yang diantar oleh tujuh orang perwakilan Jamaah Nur Jaya Sidorajo yakni Abdul Ghofar, Abdul Hamid, Samil, Badrul Munir, Mubin, M. Lutfi, Agus Sahputra.

Bantuan yang diserahkan tim Jamaah Nur Jaya berupa terpal, sajadah, Al Qur’an, Iqra, mukena anak dan dewasa, kain sarung, sembako, terpal dan lain-lain.

Pemberian Bantuan difasilitasi oleh tim relawan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI).

Dusun Bual yang berada di kawasan desa Bayan. Kecamatan Bayan. Lombok Utara merupakan dusun yang rusak parah karena gempa 7,0 SR yang menghantam Lombok awal Agustus lalu.

Lantaran terisolir, bantuan yang masuk ke dusun ini sangat sedikit.

Di dusun yang dihuni 238 jiwa ini SARMMI membangun base camp relawan kemanusiaan fase pemulihan Lombok.

Berpartisipasi dalam operasi kemanusiaan ini adalah Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara, Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat, Mapasanda STIEM Lampung Selatan, Erdams FKM UMJ, Stacia Univ. Muh. Jakarta, Camp STIEM Jakarta, Mapsa Univ. Muh. Purwokerto, Mapala UMY. Hizbul Wathan Univ. Muh. Surakarta, Hiwata Univ. Muh. Palu, Mapala Salawat Univ. Parepare, serta personil SAR DIY.

Lebih jauh Mulyana mengatakan bantuan yang diberikan Jamaah Nur Jaya, sangat berguna karena memang dibutuhkan warga untuk mengaktifkan kembali kegiatan beragama yang terhenti karena gempa.

“Kehadiran Jamaah Nur Jaya ke dusun kami juga menambah semangat kami untuk selekasnya bangkit dari keterpurukan pasca gempa,” terang Mulyana.

Sementara itu, ketua tim Jamaah Nur Jaya, Lutfi dalam sambutannya mengatakan sangat terenyuh melihat kondisi warga dusun Bual yang sangat minim mendapat bantuan.

Lutfi berharap, bantuan Jamaah Nur Jaya dapat mengurangi penderitaan warga dusun Bual.

Dikatakan pula oleh Lutfi
“Semoga warga dusun Bual tetap optimis, bersyukur, sabar dan senantiasa tabah menghadapi cobaan yang diberikan Allah SWT,” demikian kata Lutfi di penghujung sambutannya. (*)

By : Ahyar Stone. Kord. Relawan.

Tim Relawan :
1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2. Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17. Azhar Fathoni SARMMI/Solo
18. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
19. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
20. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
21. Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
22. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo
23. Nasrul. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
24. Asri. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare
25. Elsa Fitriani. Mapala Salawat Univ. Muh. Parepare/Parepare.

26. Jaelani Kurik SARMMI/Solo

27. Imam Jaelani SARMMI/Solo

28. Aries Munandar SARMMI/Solo

Optimis di Ujung Bayan

Lombok(20/09/2018), Sekarang Maulana (25 th) dapat tersenyum lebar. Ia tak lagi dipusingkan oleh aneka masalah yang silih berganti menghampirinya.

Sebelumnya Kepala Dusun Bual ini memang selalu direpotkan oleh sejumlah masalah yang mendera 238 jiwa warga dusunnya, dan itu membuat kepalanya berdenyut-denyut.

Dusun Bual berada di wilayah dusun Bayan. Kecamatan Bayan. Lombok Utara.

Saat gempa 7, 0 SR menggoyang Lombok awal Agustus lalu, dusun paling ujung di Bayan ini porak-poranda.

Lantaran posisi dusun Bual yang terpencil dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, bantuan yang masuk ke dusun Bual sangat sedikit.

Diceritakan oleh Maulana, sejak fase tanggap darurat hingga fase pemulihan Lombok saat ini, bantuan yang masuk ke dusun Bual hanya dari pihak kepolisian berupa beras dan mie instan.

Puskesmas setempat juga cuma datang sekali mengecek kesehatan warga yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Selebihnya hanya bantuan dari segelintir pihak yang datang spontanitas membawa bantuan sambil meninggalkan bendera organisasinya. Tetapi tak pernah kembali ke dusun Bual.

Untuk MCK warga dusun Bual memanfaatkan air parit yang mengairi sawah mereka.

Listrik di dusun Bual juga padam, karena Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menjadi andalan penerangan dusun Bual rusak kena gempa.

“Syukurlah relawan SARMMI datang dan tinggal membaur bersama kami di dusun terpencil yang gelap ini. Kehadiran mereka membuat kami optimis bangkit lebih cepat” ujar Maulana saat menerima kedatangan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) dan mitra sinerginya. (15/9)

Dusun Bual merupakan titik yang menjadi _focus area_ SARMMI pada operasi kemanusiaan fase pemulihan Lombok. Pada fase tanggap darurat lalu, SARMMI bersama Hizbul Wathan Univ. Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) _focus area_ di tiga dusun di Kecamatan Gangga. Lombok Utara.

Di operasi kemanusiaan jilid dua ini, selain HW UMS, berpartisipasi pula Mapala UMSU, Mapala UMSB, Mapasanda STIEM Kalianda, Erdams FKM UMJ, Stacia UMJ, Camp STIEM Jakarta. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto, Mapala UMY, Hiwata Univ. Muh. Palu. Serta personil SAR DIY dan relawan Individu.

“Kami optimis karena sekarang kami tidak sendirian lagi menghadapi segala masalah yang muncul akibat gempa,” kata Maulana.

“Para relawan itu selain membantu dan mendampingi kami 24 jam, juga memotivasi, memberi inspirasi, dan mencerdaskan kami dalam mencari solusi,” lanjutnya.

“Kami berharap relawan ini tinggal lebih lama di dusun Bual, karena kehadiran mereka benar-benar bermanfaat,” demikian kata Maulana. (*)

_By : Ahyar Stone. Kord. Relawan._

Tim Relawan

1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2. Zena Desvita Putri Nengsi. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh. Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17.  Azhar Fathoni SARMMI/Solo
18. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
19. Monica. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
20. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
21. Sirman Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
22. Zwaeb Laibe. SARMMI/Palopo
23. Jaelani Kurik/SARMMI/Boyolali
24. Aris Munandar/SARMMI/Solo
25. Imam Jaelani/SARMMI/Solo

Relawan Medis SARMMI Temukan TB Paru Di Salah Satu Dusun Wilayah Lombok Utara

Relawan Medis SARMMI Temukan TB Paru Di Salah Satu Dusun Wilayah Lombok Utara

Lombok(19/09/2018), Relawan medis SARMMI yang dipimpin Aditya Jaka Laksana dari _Emergency Respons in Disaster and Medical Servuce_ (ERDAMS) FKM Univ. Muhammadiyah Jakarta. Telah menemukan penderita TB Paru di salah satu dusun, Lombok Utara, NTB (17/10). Hal ini membuat kaget banyak pihak.

TB Paru adalah penyakit menular, yang  menjadi perhatian Nasional dan bahkan Internasional.

Diceritakan oleh Aditya, awalnya ia bersama anggota ERDAMS Fajar Pamungkas, dan Rahmad Fauzi dari Mapala UMSB, sedang _door to door_ mengecek kesehatan semua warga di salah satu dusun tersebut.

Dusun tersebut merupakan dusun terpencil yang porak poranda dihajar gempa 7,0 Agustus lalu.

Di dusun yang hanya bisa diakses kendaraan roda dua inilah SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) _fokus area_ pada operasi kemanusiaan jilid duanya di Lombok Utara.

Selain ERDAMS, bergabung pula di tim operasi tersebut adalah Mapala UMSU. Mapala UMSB. Mapasanda STIEM Kalianda. Stacia UMJ. Camp STIE Muh. Jkt. Mapala UMY. SAR DIY. Hiwata Univ. Muh. Palu.

Disamping siaga medis 24 jam dan penyuluhan kesehatan, mengecek kesehatan warga dengan mendatangi rumah-rumah warga menjadi agenda tiap hari tim medis yang dipimpin Aditya.

Di saat kunjungan itulah Aditya bersama dua rekannya tadi, mendapat informasi dari warga jika di dusun tersebut ada yang sakit, dan belum diketahui penyakitnya

Informasi tadi kemudian di telusuri. Hingga sampailah mereka di kediaman warga berinisial M. Pasien yang sedang berbaring lemah tersebut segera di cek. Ternyata pasien adalah penderita TB.

“Setelah melakukan _anamnesis_ terhadap M, serta mengecek riwayat berobat M empat bulan terakhir di Puskesmas, akhirnya saya menyimpulkan M memang menderita TB Paru dan harus dilakukan upaya medis untuk menyelamatkannya,” terang Aditya.

Menurut Aditya, upaya tersebut harus dilakukan sekarang. Karena warga dusun yang saat ini tinggal di tenda pengungsian dan hunian darurat, sangat rentan tertular.

Selain itu, lanjut Aditya tempat tinggal M yang kurang pencahayaan sinar matahari, sering dimasuki asap perapian, serta perekonominan keluarga M yang minim sehingga M mendekati gizi buruk, dapat membuat M bertambah parah.

Aditya yang didampingi kepala dusun, serta anggota keluarga M, lantas membawa M ke Puskesmas yang biasa dia berobat.

Pihak Puskesmas sangat kaget, karena M bisa lepas dari pengawasan seksama mereka.

Ternyata petugas yang dulu menangani M, sudah pindah. Data tentang M tidak ditinggalkannya.

Padahal pasien seperti M tidak boleh lepas dari pengawasan pihak medis.

Selanjutnya, Aditya membawa M untuk tes dahak ke Puskesmas.

Meski begitu, upaya Aditya menyelamatkan M tak berhenti disitu.

“Menyelamatkan M adalah sekaligus menyelamatkan semua warga dusun dari potensi tertular. Saya akan menghubungi beberapa pihak agar M mendapat perhatian maksimal,” pungkas Aditya. (*)

_By : Ahyar Stone (Kord. Relawan)

*Tim Relawan Posko Dusun Bual. Bayan. Lombok Utara.*

1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2. Zena. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh . Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17. Azhar fathoni SARMMI/Solo
18. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh  Surakarta/Solo
19. Monicha. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
20. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
21. Sirman Hiwata Unis. Muh. Palu/Palu
22. Sueb Laibe. SARMMI/Palopo

SARMMI Selalu Melakukan Kordinasi dan Evaluasi Dalam Setiap Gerakan Kemanusiaan Di Lombok

Lombok,(16/09/2018), Setiap akan melakukan kegiatan dan setelah kegiatan. Tim Relawan SARMMI selalu melakukan diskusi, briefing dan evaluasi agar semua dapat berjalan lancar dan sukses.
********************************************
.
.
Bakti Kami Untuk Lombok

Salurkan bantuan anda ke nomor rekening BCA : 7850610121 an/ Aries Munandar (Bendahara Umum SARMMI)
.
.
Konfirmasi Donasi :
Aries Munandar (081325291853)
M. Jaelani (081548550797)
.
.
Alamat Kantor Pusat
SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia
Jl. Dr. Wahidin no 15 Laweyan, Surakarta, Jateng. .

#PrayForLombok #HelpLombok #TolongLombok #donasi #SARMMIBersamaLombok

Tim Relawan SARMMI Jilid II Tiba Di Lombok

 

Lombok,(15/09/2018) Alhamdulillah, akhirnya Tim Relawan SARMMI Jilid II tiba di negeri 1000 Masjid Lombok yang kita cintai.
.
.
Dan mereka langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Lombok yang sedang di timpa kesusahan karena gempa yang datang. .
.
Berikut adalah DAFTAR RELAWAN yang mengikuti operasi kemanusiaan jilid 2 SARMMI di Lombok :
1. Ferry Sandrya. Mapala Univ. Muh. Sumatera Utara/Medan.
2. Zena. Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
3. Rahmad Fauzi Mapala Univ. Muh. Sumatera Barat/Padang
4. Aditya Jaka Laksana. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta/Jakarta
5. Fajar Pamungkas. ERDAMS FKM Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
6. Fikran. STACIA Univ. Muh. Jakarta /Jakarta
7. Topik Nugroho. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
8. M. Nurus Salam. CAMP STIE Muh. Jakarta/Jakarta
9. Zulfahmi Sengaji. Mapasanda STIE Muh. Lampung Selatan/Kalianda
10. Handi Abdullah M. Mapsa Univ. Muh . Purwokerto/Purwokerto
11. Kustanto Gendut SAR DIY/Jogja
12. Badarudin. Mapala UMY/Jogja
13. Ahyar Stone. SARMMI/Jogja
14. Fafa. SARMMI/Ungaran
15. Slamet BG. SARMMI/Solo
16. Anshori.SARMMI/Solo
17. Azhar fathoni SARMMI/Solo
18. M. ‘Afifi Fauzi. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
19. Monicha. HW Univ. Muh Surakarta/Solo
20. Syahrawan. Hiwata Univ. Muh. Palu/Palu
21. Sirman Hiwata Unis. Muh. Palu/Palu
22. Sueb Laibe. SARMMI/Palopo
****************************
.
.
Bakti Kami Untuk Lombok

Salurkan bantuan anda ke nomor rekening BCA : 7850610121 an/ Aries Munandar (Bendahara Umum SARMMI)
.
.
Konfirmasi Donasi :
Aries Munandar (081325291853)
M. Jaelani (081548550797)
.
.
Alamat Kantor Pusat
SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia
Jl. Dr. Wahidin no 15 Laweyan, Surakarta, Jateng. .
.
#PrayForLombok #HelpLombok #TolongLombok #donasi
@umsurakarta.official @umsurakarta @mdmcindonesia @lazismupusat @diktilitbang