Upaya penanganan bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus digencarkan. Pada Senin, 8 Desember 2025, SARMMI Pusat mengirimkan dua relawan tambahan untuk memperkuat operasi kemanusiaan di wilayah terdampak. Keberangkatan dilakukan tepat pukul 18.00 WIB dari Jakarta.
Dua relawan tersebut adalah Ahyar Stone dari Mapala UMY dan Muhammad Lutfi Altito dari Sapta Pala. Keduanya berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Pekanbaru sebelum melanjutkan perjalanan ke Tapanuli Selatan (Tapsel), lokasi yang menjadi salah satu titik parah terdampak banjir bandang. Mereka dijadwalkan singgah terlebih dahulu di Sekretariat Mapala UMRI di Pekanbaru untuk melakukan koordinasi dan persiapan lanjutan.
Setibanya di Tapsel, Ahyar dan Tito akan bergabung dengan tim relawan Mapala UMRI dan Kompel UMTS yang sejak awal kejadian telah berada di lapangan melakukan operasi SAR dan mitigasi terhadap dampak bencana. Kehadiran dua relawan ini menambah kekuatan tim yang telah bekerja menghadapi situasi sulit akibat banjir bandang.
Bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera tersebut menimbulkan kerusakan besar dan menyisakan kondisi memprihatinkan. Informasi di lapangan menunjukkan tingginya jumlah korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang melumpuhkan aktivitas masyarakat. Di Aceh, empat desa bahkan dilaporkan hilang tersapu banjir, menggambarkan betapa besarnya dampak yang ditimbulkan.
Keberangkatan dua relawan ini dilepas oleh tiga senior Sapta Pala, yakni Isbah Rahman, dan Ida Fitriani, Adin Nugroho dan Nunung dari Stacia dari Bidang Kominfo SARMMI Lita dan Nunung dari Stacia. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya SARMMI untuk memperkuat kehadiran tim di lokasi dan mempercepat pembentukan Posko Kemanusiaan SARMMI di Tapanuli Selatan.
Melalui langkah ini, SARMMI berharap keberadaan para relawan dapat membantu meringankan beban penyintas dan mendukung pemulihan awal di daerah yang terdampak. Donasi yang telah terkumpul dari masyarakat juga akan segera disalurkan langsung kepada penyintas melalui posko kemanusiaan yang sedang dipersiapkan.
SARMMI terus membuka pintu bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi solidaritas ini dan berkomitmen melanjutkan pendampingan kemanusiaan di wilayah bencana.


